Sarana Berbelanja Buku Buku Islam
0811250988
085799995911
085799995911

hasanahmuslim@gmail.com
Menu

Muawiyah bin Abu Sufyan

KategoriUncategorized
KodeDHQ-033
Di lihat1481 kali
Berat(/pcs)2 Kg
Harga Rp 127.200 159.000
Anda Hemat Rp 31.800 (20.00%)
Beli Sekarang
Toko Buku Islam Online

Kode: DHQ-033

Pengarang: Dr. Ali Muhammad ash-Shalabi
Penerbit: PUSTAKA DARUL HAQ
Berat: 2,0 kg

 

Buku Muawiyah bin Abu Sufyan :

Muawiyah bin Abu Sufyan telah menjadi orang besar sejak Rasulullah masih hidup, yaitu sebagai salah seorang penulis wahyu. Di zaman kekhalifahan Abu Bakar , Muawiyah bin Abu Sufyan adalah salah seorang panglima penting dalam penaklukan Syam. Pada masa Umar , Muawiyah bin Abu Sufyan telah muncul menjadi sosok yang unggul hingga khalifah Umar menyerahkan Damaskus dan Ba’labak di bawah kepemimpinannya. Dan di masa Utsman , Muawiyah bin Abu Sufyan meraih puncak pencapaian yang gemilang; berhasil menaklukkan banyak wilayah di Syam, salah satu pusat kekuatan Romawi paling kokoh ketika itu. Dan di masa itu pula, untuk pertama kali, umat Islam berhasil membentuk pasukan angkatan laut yang hebat, dan ini sekali lagi adalah jasa Muawiyah bin Abu Sufyan. Tetapi ketika Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah, kenapa Muawiyah bin Abu Sufyan tidak mau berbai’at? Sikap Muawiyah bin Abu Sufyan ini kemudian memicu berbagai peristiwa besar: Perang Shiffin, peristiwa tahkim, munculnya Khawarij, munculnya agama Syi’ah; yang hingga kini semua itu terus menjadi bahan kajian menarik. Buku Muawiyah bin Abu Sufyan ini, mengulas secara faktual disertai dengan analisa yang kuat, semua yang terjadi dalam kurun waktu itu, kasus demi kasus; sehingga berbagai peristiwa yang tampak bagaikan tumpukan peristiwa acak, dan fitnah tumpang tindih menjadi terurai dan terpetakan dengan jelas.

Di antara gerakan Jihad yang dilakukan Muawiyah bin Abu Sufyan adalah menghadapi Romawi Byzantium yang berpusat di Konstantinopel, yang ketika itu adalah palang pintu benua Eropa. Dan yang paling spektakuler adalah keberhasilan Muawiyah bin Abu Sufyan menaklukkan Afrika Utara seluruhnya. Kemudian menaklukkan ke arah timur hingga mencapai Khurasan, Sijistan, dan negeri-negeri seberang sungai Jaihun (kini: Sungai Amu Darya).

Muawiyah bin Abu Sufyan telah mengabdikan hidupnya di jalan Allah selama empat puluh tahun; dua puluh tahun sebagai gubernur dan dua puluh tahun sebagai khalifah, yang sepanjang masa itu penuh dengan torehan jasa yang luar biasa bagi kaum Muslimin. Tetapi di akhir hidupnya, mengapa Muawiyah bin Abu Sufyan membai’at putranya, Yazid? Padahal kala itu masih banyak para sahabat hebat yang masih hidup. Kemudian di zaman Yazid inilah cucu Nabi, al-Husain bin Ali terbunuh. Apa yang sebenarnya terjadi? Siapa yang bertanggung jawab? Lebih dari itu, apa sebenarnya yang menyebabkan hari terbunuhnya al-Husain diperingati oleh agama Syi’ah sebagai hari yang utama dalam agama mereka? Kemudian, jauh hari setelah al-Husain terbunuh, khurafat tersebar simpang siur, hingga tidak kurang dari enam kota besar di berbagai belahan bumi ini mengklaim bahwa kepala al-Husain ¬†dimakamkan di sana; di mana sebenarnya kepala al-Husain dimakamkan? Buku Muawiyah bin Abu Sufyan ini adalah salah satu rujukan sejarah yang penting bagi kaum Muslimin. Dan ini adalah salah satu usaha kami untuk ikut mengurai sejarah yang telah dibuat kusut oleh para Orientalis dan Syi’ah.

 

New
Buku Surga dan Neraka

20%

Rp 100.000 125.000
New
Buku Shahih Fikih Sunnah Lengkap 5 Jilid

20%

Rp 580.000 725.000
Buku Mengatasi Sihir dan Kesurupan

20%

Rp 44.000 55.000