Mutiara Zuhud

Kategori: Aqidah / Tauhid | 11 Kali Dilihat
Mutiara Zuhud Reviewed by Toko Hasanah Muslim on . This Is Article About Mutiara Zuhud

  Kode: ARF-022 Penulis: Imam Ahmad bin Muhammad bin Hambal Penerbit: PUSTAKA ARAFAH Berat: 0,4 kg   Mutiara Zuhud : 509 Nasihat dan Hikmah Pilihan dari Kitab Az-Zuhud “Zuhudlah pada dunia, Allah akan mencintaimu. Zuhudlah pada apa yang ada di sisi manusia, manusia pun akan mencintaimu.” (HR. Ibnu Majah) Zuhud… Selengkapnya »

Rating:

Hubungi Kami

Order via WA/SMS

085799995911

Pesan via WA/SMS: Ketik Nama Produk#Kode#Jumlah   serta Nama Pemesan# Alamat Lengkap dengan Kecamatan dan Kodeposnya   dikirim ke nomor: 085799995911
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Kg
14-01-2013
Detail Produk "Mutiara Zuhud"

 

Kode: ARF-022
Penulis: Imam Ahmad bin Muhammad bin Hambal
Penerbit: PUSTAKA ARAFAH
Berat: 0,4 kg

 

Mutiara Zuhud :

509 Nasihat dan Hikmah Pilihan dari Kitab Az-Zuhud

“Zuhudlah pada dunia, Allah akan mencintaimu. Zuhudlah pada apa yang ada di sisi manusia, manusia pun akan mencintaimu.” (HR. Ibnu Majah)

Zuhud adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat demi kehidupan akhirat. Zuhud adalah meninggalkan berbagai hal yang dapat melalaikan dari mengingat Allah. Zuhud adalah sarana menggapai cinta Allah.

Buku mutiara zuhud ini benar-benar sebuah mutiara, la begitu berharga. Uraian hikmah dan kisah tentang praktek nyata zuhudnya generasi Islam pendahulu yang shalih, benar-benar menyejukkan. Tak hanya hati, tapi juga pikiran.

Dari buku mutiara zuhud ini pembaca akan menjumpai kisah tangisan Nabi Adam ketika dikeluarkan dari jannah, yang tangisannya melebihi tangisan semua penduduk bumi. Kisah Abu Bakar Ash-Shidiq yang memuntahkan kembali makanan yang tidak jelas halal-haramnya. Kisah Ali bin Husain yang menghidupi seratus penduduk Madinah tanpa diketahui kecuali setelah beliau meninggal dunia. Dan berbagai kisah lainnya.

Dari buku Mutiara Zuhud yang merupakan intisari dari kitab Az-Zuhd karya Imam Ahmad bin Hanbal ini, pembaca juga akan mendapatkan berbagai hikmah. Di antaranya, hikmah dari hadits Nabi Muhammad saw tentang orang yang bangkrut di akhirat, amalan yang bisa menjadi penolong di kegelapan kubur dan hari kiamat menurut Abu Dzar, definisi zuhud menurut Abu Muslim Al-Khaulani, dan berbagai kata hikmah lainnya.

”Seperti penulis klasik lainnya, menulis tentang Zuhud, Imam Ahmad tidak bertele-tele. Alih-alih terjebak dalam diskusi seputar definisi yang melelahkan, beliau langsung menghadirkan berbagai riwayat yang menunjukkan bahwa zuhud telah menjadi gaya hidup dan darah daging para Nabi, para shahabat dan para tabi’in.”(Imtihan Asy-Syafi’i, Penulis dan Penerjemah buku-buku Islam)

 
Chat via Whatsapp