Ziarah Kubur Yang Ternoda

Kategori: Aqidah / Tauhid | 99 Kali Dilihat
Ziarah Kubur Yang Ternoda Reviewed by Toko Hasanah Muslim on . This Is Article About Ziarah Kubur Yang Ternoda

  Kode: DHQ-038 Pengarang: Muhyiddin al-Barkawi Penerbit: PUSTAKA DARUL HAQ Tebal: xxii + 122 hal. (HC) Berat: 0,2 kg   Ziarah Kubur yang Ternoda : Dalam hadits shahih, Nabi SAW melarang umat beliau membuat suatu bangunan di atas kuburan, mengapurinya, menulis di atasnya, dan menginjaknya. Tetapi lihatlah, banyak kaum Muslimin… Selengkapnya »

Rating:

Hubungi Kami

Order via WA/SMS

085799995911

Pesan via WA/SMS: Ketik Nama Produk#Kode#Jumlah   serta Nama Pemesan# Alamat Lengkap dengan Kecamatan dan Kodeposnya   dikirim ke nomor: 085799995911
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Kg
13-01-2013
Detail Produk "Ziarah Kubur Yang Ternoda"

 

Kode: DHQ-038
Pengarang: Muhyiddin al-Barkawi
Penerbit: PUSTAKA DARUL HAQ
Tebal: xxii + 122 hal. (HC)
Berat: 0,2 kg

 

Ziarah Kubur yang Ternoda :

Dalam hadits shahih, Nabi SAW melarang umat beliau membuat suatu bangunan di atas kuburan, mengapurinya, menulis di atasnya, dan menginjaknya. Tetapi lihatlah, banyak kaum Muslimin yang melanggarnya. Nabi SAW pernah mengutus Ali bin Thalib RA untuk meratakan setiap kuburan yang tampak menonjol dan menghancurkan setiap patung. Tetapi lihatlah, patung-patung dengan segala modelnya dipajang di jalanan, dan kuburan dibangun bagai istana, lengkap dengan kubah dan mihrabnya. Nabi a juga melarang kita menjadikan kuburan sebagai tempat berkumpul dan melakukan perayaan, tetapi lihatlah, banyak kaum Muslimin datang ke kuburan dengan membawa makanan, bahkan hewan ternak untuk disembelih di sana. Salah satu pesan dan peringatan terakhir Nabi SAW bagi kita, menjelang beliau wafat, adalah bahwa Allah q melaknat kaum Yahudi dan Nasrani karena menjadikan kuburan para nabi mereka sebagai tempat-tempat ibadah. Akan tetapi lihatlah, begitu banyak kuburan yang dijadikan tempat shalat, berdoa, dan membaca al-Qur`an. Tidak jelaskah semua peringatan Nabi SAW ini? Banyak tata cara ziarah kubur, dan tujuan-tujuan, serta adab-adab yang menodai ziarah yang disyariatkan, hingga menjadikannya sebagai ke-mungkaran yang paling mungkar. Semua ini termasuk perbuatan-perbuatan yang menyebabkan ziarah kubur menjadi ternoda; paling tidak noda bid’ah, kalau bukan noda syirik. Padahal, Nabi SAW telah membimbing kita bagaimana berziarah kubur yang benar, dan tujuan-tujuan berziarah, berikut adab-adab-nya, agar diridhai Allah SWT sebagai suatu ibadah dan dapat mendatangkan manfaat bagi yang berziarah maupun yang diziarahi. Dan buku Ziarah Kubur ini mengulas secara apik dan luas segala hal yang berkaitan dengan ziarah kubur; agar benar sesuai Syariat, dan tidak ternoda dengan kebatilan dan kesyirikan. Selamat membaca!!!

 
Chat via Whatsapp